Agenda Yayasan Paramadina (25-31 Mei 2015)

(Agenda 25-31 Mei)

Paramadina 1: Pondok Indah Plaza I, Kav. UA 20-21. Jl. Metro Pondok Indah, Jakarta (021-7501969) Paramadina 2: Bona Indah Plaza, Blok A2 No. D12. Jl. Karang Tengah Raya, Lebak Bulus, Jakarta (021-7655253) SENIN (25 Mei 2015) Kajian Tafsir Sufistik, Kontemplasi Ayat-ayat Al-Quran ∥Topik: Surah Alu Imran, Ayat 40 ∥ Narasumber: M. Baqir ∥Pukul 10.00-12.00 WIB ∥ Aula Paramadina 1. ...

Read More »

Rektor Paramadina: Belum Ada Semangat Menyatukan Indonesia

foto firmanzah1

Mindset masyarakat Indonesia soal masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) harus diubah. MEA yang akan diberlakukan sekitar enam bulan lagi itu jangan dianggap sebagai ancaman, tapi juga peluang. Demikian disampaikan Rektor Universitas Paramadina, Prof. Firmanzah, dalam diskusi “Menuju Indonesia Incorporated: Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean” di Paramadina Graduate School, Jakarta, Senin (18/5) “Ada banyak ...

Read More »

Diskusi Umum & Open House Pasca Sarjana Universitas Paramadina

Open House

“Mempersiapkan SDM Berkualitas dalam Menghadapi Kebangkitan Ekonomi Asia” Rabu, 27 Mei 2015, Pukul 18.00-20.00 WIB Ruang Sevilla dan Toledo, Paramadina Graduate School The Energy Tower, 22 Floor, Lot 11A,  SCBD, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta Narasumber:  Prof. Firmanzah (Rektor Universitas Paramadina) Nico Herjanto, PhD (Direktur Populi Center) Dr. RM. Aria T.M. Wibisono ...

Read More »

Lomba Karya Tulis untuk Guru SLTA & Sederajat

ktp2015

LOMBA KARYA TULIS UNTUK GURU SLTA & SEDERAJAT Dalam rangka mendukung peningkatan kompetensi guru, khususnya SLTA sederajat, Universitas Paramadina mengadakan Lomba Karya Tulis. Para guru merupakan mitra universitas dalam memajukan mutu pendidikan di Indonesia. Guru memiliki peran sentral dalam proses pembelajaran di sekolah. Kompetisi yang bersifat akademik bagi para guru ...

Read More »

RISOS: Analisis Process-Tracing dalam Studi Konflik Kekerasan

risos

Reading in Social Sciences (RISOS)  ∥ Analisis Process-Tracing dalam Studi Konflik Kekerasan  ∥  Sistem Nasional Pemantauan Konflik mencatat angka kekerasan sosial masih tinggi di Indonesia. Data itu mengindikasikan bahwa penanganan konflik kekerasan masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama, pemerintah, dan masyarakat sipil. Pengetahuan dan analisis mengenai konflik kekerasan juga masih terbatas. Hal ...

Read More »