Open House

Diskusi Umum & Open House Pasca Sarjana Universitas Paramadina

“Mempersiapkan SDM Berkualitas dalam Menghadapi Kebangkitan Ekonomi Asia”

Rabu, 27 Mei 2015, Pukul 18.00-20.00 WIB

Ruang Sevilla dan Toledo, Paramadina Graduate School

The Energy Tower, 22 Floor, Lot 11A,  SCBD, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta

Narasumber: 

Prof. Firmanzah (Rektor Universitas Paramadina)

Nico Herjanto, PhD (Direktur Populi Center)

Dr. RM. Aria T.M. Wibisono (Kementrian Luar Negeri RI)

Moderator: Deni Sukadis

Latar Belakang

ABAD ke-21 diyakini akan menjadi milik Asia. Kebangkitan ekonomi dua negara di Asia yaitu China dan India, telah membuat sejarah baru perekonomian dunia, sehingga Asia menjadi pusat perhatian dunia.

Optimisme yang tinggi tersebut telah menumbuhkan kepercayaan diri bangsa Asia lainnya, khususnya diantara emerging economy.  Tidak hanya kerja sama ekonomi yang semakin berkembang, namun juga daya saing antar negara- negara di Asia yang semakin kompetitif.

Salah satu bentuk kerjasama regional dalam bidang ekonomi yang akan segera di hadapi oleh negara-negara di Asia khususnya Asia Tenggara adalah Masyarakat Ekonomi ASEAN atau ASEAN Economic Community (AEC), yang akan dimulai akhir tahun ini, Desember 2015.

Ini merupakan suatu peluang sekaligus tantangan bagi Indonesia khususnya dalam menghadapi abad ekonomi Asia ini. Melalui MEA, akan terjadi integrasi sektor ekonomi.  Perekonomian di kawasan ASEAN diharapkan meningkat dengan dibentuknya sebuah pasar tunggal dan kesatuan basis produksi. Negara-negara anggota ASEAN akan mengalami arus bebas barang, jasa, faktor produksi, investasi dan tenaga kerja terdidik serta modal dari masing-masing negara.

Open House Paskasarjana ParamadinaKesepakatan ASEAN Economic Community (AEC) secara tidak langsung juga mengharuskan para pelaku bisnis di Indonesia untuk berbenah diri dalam menghadapi persaingan tinggi yang akan tercipta. Dimana sebagian besar sektor bisnis di Indonesia masih di dominasi oleh Usaha Kecil dan Menengah.

Bagaimana sektor bisnis di Indonesia mampu bersaing dengan pelaku bisnis dari negara-negara di Asia lainnya yang lebih unggul dalam hal penguasaan teknologi, seperti: Jepang dan Korea menjadi ‘Pekerjaan Rumah’ para pelaku bisnis di Indonesia. Selain itu, dilihat dari sisi potensi ekonomi sendiri, Indonesia merupakan salah satu emerging country yang saat ini menjadi salah satu kekuatan ekonomi ASEAN.

Jumlah penduduk usia muda yang besar, 247 juta jiwa, diharapkan membawa keuntungan bagi Indonesia. Ini disebut sebagai bonus demografi.

Kehadiran Masyarakat Ekonomi ASEAN di satu sisi memang merupakan peluang bagi negara-negara di kawasan Asia Tenggara, khusus nya bagi Indonesia. Namun di sisi lain, ini juga merupakan tantangan tersendiri bagi Indonesia, rendahnya tingkat pendidikan pada tenaga kerja Indonesia mengakibatkan sulitnya sejumlah kelompok masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan formal dengan jaminan yang relatif lebih baik.

Hanya sebagian kecil dari komposisi tenaga kerja Indonesia yang memiliki daya saing, di antaranya merupakan profesional dengan tingkat pendidikan minimal sarjana, sedangkan di sisanya merupakan semi-skilled worker dengan pendidikan diploma dan kejuruan.

Situasi seperti ini  menjadi tantangan bagi Indonesia dalam menghadapi pasar tunggal ASEAN ketika arus liberalisasi jasa termasuk  skilled labor dan semi-skilled labor akan semakin deras mendekati Desember 2015 serta menghadapi pertumbuhan di Asia akan semakin kompetitif.

Oleh karena itu, perlu adanya upaya serius dan tekad yang kuat untuk menjadikan Indonesia sebagai sebuah negara yang memiliki SDM yang berkualitas, kreatif dan inovatif serta mampu bersaing dengan negara-negara di Asia lainnya. Kualitas tenaga kerja yang tinggi akan hadir apabila ada perbaikan kualitas pembangunan manusia Indonesia.

Akses terhadap pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas manusia dan tenaga kerja Indonesia. Salah satu nya adalah dengan menyediakan sarana pendidikan yang kompetitif, memiliki kemampuan dalam penguasaan bahasa serta dan pengetahuan yang luas di bidang nya menjadi mutlak diperlukan agar mampu bersaing di pasar global.

Peluang sekaligus tantangan dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN dan kelebihan yang dimiliki oleh Pascasarjana Paramadina tersebut dipandang  perlu disampaikan serta disebarluaskan kepada masyarakat dalam acara Open House Pascasarjana Paramadina dengan tema ‘Mempersiapkan SDM berkualitas dalam menghadapi kebangkitan ekonomi Asia’.

Tujuan dan Output Kegiatan

  1. Memperkenalkan program Pascasarjana Universitas Paramadina
  2. Memberikan gambaran tentang peningkatan kapasitas SDM agar mampu bersaing dalam menghadapi kompetisi Asia.
  3. Menganalisis tantangan yang akan dihadapi Indonesia dan keunggulan yang dimiliki oleh kampus Pascasarjana Universitas Paramadina

Peserta Open House

Peserta yang diharapkan mengikuti Open House ini adalah :

  1. Mahasiswa S1 tingkat akhir (atau sudah lulus S1)
  2. Praktisi
  3. Akademisi
  4. Pembuat kebijakan
  5. Wartawan
  6. Aktivis Masyarakat sipil

 

Susunan Acara

18.00 – 19.00     Registrasi Peserta

19.00 – 19.15      Pemutaran Video Profil Paramadina

19.15 – 19.30      Sambutan Rektor Universitas Paramadina &

Direktur Paramadina Graduate School

19.30 – 20.00    Pembicara 1

20.00 – 20.30   Pembicara 2

20.30 – 21.00    Tanya Jawab

21.00 – 21.15     Penutup

Tidak Dipungut Biaya. Pendaftaran Ida (08122 7564 885)

 

 

Comments

comments