SEDAP

SEDAP: The Origins of Indian Pluralism

Senin, 15 Juni 2015, Pukul 14.00-16.00 WIB.

Aula PUSAD Paramadina.

Bona Indah Plaza, Blok A2 No. D12. Jl. Karang Tengah Raya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Studying English and Pluralism (SEDAP) merupakan kelas mingguan yang membincang isu pluralisme & kemanusiaan dalam video pendek dengan pengantar Bahasa Inggris. Selain meningkatkan wawasan pluralisme, program ini juga ditujukan untuk meningkatkan kemampuan peneliti Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Yayasan Paramadina dalam berkomunikasi dengan bahasa Inggris.

Bahan yang akan didiskusikan kali ini adalah bagian ketiga dan keempat dari ceramah Rajeev Bhargava mengenai warisan pluralisme dari Ashoka. Pada video ini, Rajeev menelaah pluralisme sebagai sesuatu yang berlainan dengan toleransi. Pluralisme, sebagaimana titah raja yang ketujuh, mensyaratkan pengaturan hidup rukun bersama yang saling menghargai dengan sebanyak mungkin saling interaksi.

Bagian keempat mengulas kondisi pluralisme di India saat ini. Rajeev menganggap ancaman dari radikalisasi adalah ancaman yang nyata, namun selama sistem demokrasi masih berlaku, ancaman tersebut akan dapat ditanggulangi.

Simak videonya:

Bagian ketiga: http://www.resetdoc.org/story/00000022552

bagian keempat: http://www.resetdoc.org/story/00000022553

 

 

Comments

comments