pendidikan-seks

Diskusi “Pendidikan Seksual untuk Keluarga, Perspektif Islam & Budaya Nusantara”

Selasa, 12 April 2016, Pukul 15.00-17.00 WIB.

Aula Yayasan Paramadina.

Pondok Indah Plaza I, Kav. UA 20-21. Jl. Metro Pondok Indah, Jakarta (depan Rumah Sakit Pondok Indah).

Bersama:

Prof. Dr. Siti Musdah Mulia (Penulis Buku” Mengupas Seksualitas”).

Ir. Achmad Chodjim, MBA (Penulis Buku-buku tentang Kearifan Nusantara).

Rani A. Dewi, M.A (Moderator).

Bagi sebagian kalangan, seksualitas dianggap tabu untuk diperbincangkan. Semua hal yang berkaitan dengan seks selalu dianggap berkonotasi negatif. Tak heran berbagai kasus kekerasan berbasis seksualitas kian marak terjadi. Mulai dari pelecehan seksual, pemerkosaan, pernikahan paksa, perkawinan dini, kekerasan seksual pada anak, LGBT, dan sebagainya.

Hal ini, antara lain, bersumber dari abainya kita terhadap pendidikan seksual. Sehingga banyak dari kita belum menghargai organ-organ seksual beserta fungsi-fungsinya, kesehatan reproduksi, dan pentingnya pemenuhan hak-hak seksual manusia.

Pendidikan seksual tak hanya berisi pengetahuan anatomi tubuh, tapi juga terkait aspek kemanusiaan, etika, bahkan nilai-nilai spiritual yang dalam. Karena itu, pendidikan seksual mesti sejalan dengan pendidikan moral, agama, dan budaya. Dan itu semua mesti dimulai dari keluarga.

Tak berkembangnya pendidikan seksual, di antaranya, lantaran tafsir agama dan pemahaman budaya. Padahal Islam dan budaya Nusantara sangat kaya akan diskursus mengenai seksualitas.

Bagaimana Islam dan budaya Nusantara memandang pendidikan seksual? Seberapa penting pendidikan seksual di era kini? Bagaimana menanamkan pendidikan seksual dalam keluarga?

Berbagai pertanyaan itu akan dibahas dalam diskusi bertajuk “Pendidikan Seksual Keluarga, Perspektif Islam dan Budaya Nusantara.” Untuk itu, kami mengundang bapak/ibu/saudara/i untuk hadir dalam diskusi ini.

Infak:

Rp 60.000,-

Narahubung:

Rahmat Hidayat (08159700178)

Nisa (081319793978)

 

Comments

comments