pendidikan-seks

Diskusi Serial “Pendidikan Seksual, Tinjauan Islam dan Kearifan Nusantara”

Tiap Selasa, Pukul 14.30-17.00 WIB (5 Sesi, Mulai 10 Mei 2016).

Bersama:

Prof. Dr. Siti Musdah Mulia (Penulis Buku” Mengupas Seksualitas”).

Ir. Achmad Chodjim, MBA (Penulis Buku-buku tentang Kearifan Nusantara).

Rani A. Dewi, M.A (Psikolog, Konselor, Terapis).

Aula Yayasan Paramadina.

Pondok Indah Plaza I, Kav. UA 20-21. Jl. Metro Pondok Indah, Jakarta (depan Rumah Sakit Pondok Indah).

Berbagai aksi kekerasan seksual kian memprihatinkan. Mulai dari pelecehan seksual, pemerkosaan, nikah paksa, perkawinan dini, kekerasan seksual pada anak, perdagangan perempuan dan anak, LGBT, dan sebagainya. Terakhir, kasus Yuyun, siswi SMP yang diperkosa 14 remaja kemudian dibunuh mengenaskan.

Hal ini, antara lain, bersumber dari abainya kita terhadap pendidikan seksual. Pendidikan seksual mestinya diajarkan sejak dini. Sehingga sejak kecil seorang anak bisa menghargai organ-organ seksual beserta fungsi-fungsinya, kesehatan reproduksi, dan pentingnya pemenuhan hak-hak seksual manusia.

Sebagai orangtua, pendidik, aktivis, dan siapa saja yang peduli dengan hal ini kita perlu mengarusutamakan pendidikan seksual di keluarga, sekolah maupun di lingkungan sosial yang lebih besar.

Untuk itu, kami mengajak siapa pun yang peduli bisa turut berkontribusi untuk memikirkan bagaimana menciptakan rasa aman bagi masyarakat, yang dimulai dari keluarga, untuk sama-sama mempelajari dan berbagi seputar pendidikan seksual dalam Serial Diskusi “Pendidikan Seksual, Tinjauan Islam dan Kearifan Nusantara”. Kegiatan ini adalah tindak lanjut dari diskusi “Pendidikan Seksual untuk Keluarga, Perspektif Islam dan Budaya Nusantara” pada 12 April lalu di Yayasan Paramadina.

Apa yang dimaksud dengan pendidikan seksual? Apakah dalam ajaran Islam ada anjuran terkait pendidikan seksual? Adakah ayat-ayat dalam Al-Quran dan Sunnah Nabi yang menunjukkan masalah pendidikan seksual? Apakah Al-Quran berbicara tentang seksualitas, gender, trans gender, perilaku dan orientasi seksual? Bagaimana pandangan Islam terkait pemenuhan hak-hak seksual manusia dan kesehatan reproduksi? Adakah kearifan lokal dan ajaran leluhur terkait seksualitas? Bagaimana para leluhur memberikan pendidikan seksual pada anak-anaknya? Adakah kaitan antara spiritualitas dan kehidupan seksual?

Berbagai pertanyaan mendasar tentang seksualitas itu akan diulas dua narasumber yang mumpuni di bidangnya.

Pendaftaran dan donasi hubungi:

Rahmat Hidayat (08159700178, [email protected])

Nisa (081319793978, [email protected])

 

FORMULIR PENDAFTARAN*

Serial Diskusi

“Pendidikan Seksual, Tinjauan Islam dan Kearifan Nusantara”

Nama             : ………………………………………………………..

TTL                 : ……………………………………………………….

Alamat           : ……………………………………………………….

Telp/Hp         : .………………………………………………………

Email              : .………………………………………………………

Dengan ini menyatakan kesediaannya untuk mengikuti Serial Diskusi “Pendidikan Seksual, Tinjauan Islam dan Kearifan Nusantara”

Jakarta, …………. 2016

 

__________________

* Formulir Pendaftaran dan bukti transfer dapat dikirim ke alamat email di atas.

 

Comments

comments